Pengusaha Emas Asal Bandung Pamerkan Perhiasan Karya Lulusan SMK, Kini juga Lirik Siswa Surabaya

Lulusan SMK semakin diminati oleh industri karena bekal kesiapannya untuk terjun di Industri. Seperti halnya industri untuk memproduksi perhiasan yang tiap tahunnya mencari lulusan SMK sebagai desainernya.

Hal ini dibuktikan PT Hanadinata Abadi Tbk, yang meluncurkan tema baru untuk rangkaian produk unggulan (Signature product) perhiasan emasnya.

Desain berjudul ‘Dari Hartadinata Untuk indonesia’ ini merupakan desain karya lulusan SMK yang telah direkrut Industri dari Bandung ini.

Setidaknya saat ini ada 20 lulusan SMK yang bekerja sebagai desainer perhiasannya.

“Kalau lulusan SMK itu sudah siap dasarnya tinggal dipoles dan diarahkan. Kalau lulusan perguruan tinggi biasanya mereka sudah punya pakem khasnya mereka dan itu sulit diubah untuk mengikuti standar perusahaan,” ungkap Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk usai meluncurkan tema baru produk unggulannya dalam acara Jewelry Fair Surabaya, Kamis (26/10/2017).

Tema yang diluncurkan kali ini juga merupakan hasil tantangan mendesains elama 2 minggu pad para desainer lulusan SMK.

Para desainer ini kemudian harus menghasilkan 20 rancangan dalam 1 hari. Rancangan yang terpilih kemudian diaplikasikan untuk diproduksi dan dipasarkan.

Selain menggunakan desain buatan tangan, Hartadinata Abadi juga menggunakan program CAD dan mesin printing 3D untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pra-produksinya, meminimalkan cacat pada produk jadi dan juga meminimkan terbuangnya bahan baku dan jam kerja.

“Kearifan lokal yang diangkat dalam tema ini hasil saya menantang para desainer untuk mempelajri kelokalan Indonesia dan menyuguhkan buku batik,” urainya.

Sehingga, lanjutnya, banyak motif batiklawasan yang kemudain menjadi desain dalam perhiasan yng akan ia luncurkan di beberapa kota di Indonesia ini.

Mulai dari liontin, kalung, anting, gelang, cincin didesain seperti flora dan fauna indonesia seperti komodo, bunga cendrawasih, harimau, kehijauan hutan tropis.

Juga berbagai motif batik parang, motif batik mega mendung, motif batik kawung, rumah adat Minangkabau, dan ukiran Jepara.

“Selama ini saya mencari lulusan SMK tiap tahun, yang terbaru saya ambil fresh graduated 2 bulan lalu. Saya tempatkan di mess yang ada di Bandung dengan gaji UMK di 3 bulan awal. Biasnya saya cari di Jawa Tengah dan Jawa Barat, tahun ini kami ingin mencari di Jawa timur juga,” lanjutnya.

Menurutnya, potensi lulusan SMK di dunia industri perhiasansangat besar. Apalagi bisnis perhiasan memiliki pasar yang unik dan elite.

Tetapi ia berharap adanya beberapa revisi kurikulum untuk jurusan seni kriya untuk lebih terfokus pada desain perhiasan.

Besarnya permintaan industri untuk lulusan seni kriya juga dibenarkan Kepala SMKN 12 Surabaya, Biwara Sakti Pracihara.

Dikatakannya sebagai satu-satunya SMK di Surabaya yang menyediakan jurusan seni kriya, sekolahnya cukup kewalahan memenuhi industri perhiasan di Surabaya.

Source: Direktorat PSMK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *